
Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Kabupaten Sidoarjo kembali diselimuti semangat berbagi. BAZNAS Kabupaten Sidoarjo mengambil momen ini untuk mempererat tali sosial dengan menyalurkan bantuan kepada anak-anak yatim piatu melalui kerja sama dengan berbagai komunitas dan lembaga sosial, antara lain INSAN Dangdut Jawa Timur, Yayasan Rekso Ati, serta Sekber GOR Delta Sidoarjo.
Rangkaian kegiatan yang dijadwalkan pada 12 Maret 2026 ini akan menghadirkan santunan anak yatim, pembagian takjil untuk masyarakat, serta buka puasa bersama. Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai bentuk kepedulian, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun rasa kebersamaan dan keceriaan di bulan yang penuh berkah.
Sebelum pelaksanaan utama, penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis pada 3 Maret 2026 di kantor BAZNAS Kabupaten Sidoarjo. Kepala Bidang Distribusi BAZNAS, Ahmad Hamdani, menyerahkan langsung bantuan kepada Ketua Yayasan Rekso Ati, Dwi Cahyo Y.M, dengan didampingi Sekretaris UMKM Yayasan, Ayunda Goba Maksum. Meski prosesi berlangsung sederhana, nilai simboliknya tinggi, karena menjadi jaminan bahwa bantuan akan disalurkan dengan tepat kepada anak-anak yatim dan keluarga mereka.
Dwi Cahyo Y.M menyampaikan apresiasi atas kepercayaan BAZNAS. Ia menekankan bahwa bantuan ini bukan sekadar bentuk materi, tetapi juga perhatian moral yang penting bagi anak-anak. “Kami berharap santunan ini memberi kebahagiaan dan rasa diperhatikan, sehingga anak-anak merasa bagian dari kebersamaan masyarakat di bulan suci,” ujarnya. Ia juga memastikan bahwa penerima manfaat telah melalui proses pendataan yang cermat, sehingga bantuan tersalurkan secara akurat dan tepat sasaran.

Ayunda Goba Maksum menyoroti pentingnya sinergi antara berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan sosial. Kolaborasi lintas komunitas, termasuk seni, sosial, dan olahraga, menunjukkan bahwa kepedulian mampu menyatukan masyarakat dari beragam latar belakang. Menurutnya, kegiatan semacam ini seharusnya menjadi momentum yang terus berlanjut, bukan hanya seremoni tahunan. “Harapannya, kegiatan ini memicu semangat berbagi yang berkesinambungan, membentuk budaya kepedulian di Sidoarjo,” tuturnya.
Ahmad Hamdani menegaskan bahwa BAZNAS tetap berkomitmen mengelola zakat, infak, dan sedekah secara amanah dan transparan. Ia menambahkan, kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama tidak hanya bertujuan meringankan kebutuhan mereka, tetapi juga memberikan optimisme dan motivasi untuk masa depan. Menurutnya, keberhasilan kolaborasi ini membuktikan bahwa pengelolaan zakat yang tepat sasaran dapat menciptakan manfaat sosial yang nyata bagi masyarakat luas
Kegiatan ini kembali mengingatkan masyarakat Sidoarjo tentang makna sejati dari Ramadan: bahwa kebahagiaan lahir dari kepedulian dan keikhlasan. Anak-anak yatim yang menerima santunan diharapkan merasakan kehangatan, perhatian, dan semangat kebersamaan, yang akan menjadi energi positif bagi mereka menghadapi tantangan sehari-hari.
Melalui kolaborasi yang melibatkan lembaga pemerintah, komunitas seni, yayasan sosial, dan organisasi olahraga, BAZNAS Kabupaten Sidoarjo menegaskan bahwa kebersamaan dan kepedulian adalah fondasi bagi masyarakat yang harmonis dan saling mendukung.


