
SIDOARJO – Bulan suci Ramadhan menjadi momentum bagi sejumlah organisasi dan komunitas untuk menunjukkan kepedulian sosialnya. Salah satunya adalah Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Sidoarjo, yang pada rabu (4 Maret 2026) menggelar aksi sosial dengan membagikan lebih dari 2.000 paket takjil kepada masyarakat di kawasan Jenggolo, salah satu titik tersibuk di kota Sidoarjo.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua PP PAC Wonoayu, Bapak Supriono, ini bertujuan tidak hanya untuk membantu warga berbuka puasa, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antara organisasi dan masyarakat. “Aksi ini bukan sekadar memberi makanan untuk berbuka, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial dan penguatan tali silaturahmi. Bulan Ramadhan adalah momentum untuk menebar kebaikan. Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi semua,” ujar Supriono saat ditemui di lokasi.
Hadir dalam kegiatan ini Ketua MPC Pemuda Pancasila Sidoarjo, H. Mursidi, bersama para komandan inti dan seluruh anggota organisasi. Kehadiran pimpinan menegaskan komitmen PP untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya pada bulan penuh berkah, serta memberikan teladan bagi kader dalam menjalankan kegiatan sosial.
Distribusi takjil dilakukan secara teratur di beberapa titik di kawasan Jenggolo. Para anggota membagikan paket yang berisi kolak, es buah, dan kue-kue ringan kepada pengendara motor, pejalan kaki, pedagang kaki lima, serta warga yang sedang beraktivitas. Setiap titik pembagian dijaga agar tetap aman, tertib, dan nyaman, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
Respon masyarakat terhadap kegiatan ini sangat positif. Banyak warga menyampaikan ucapan terima kasih langsung kepada anggota Pemuda Pancasila, terutama bagi mereka yang sedang dalam perjalanan menuju rumah atau tempat kerja menjelang waktu berbuka. “Kegiatan ini sangat membantu, karena kami bisa menerima takjil di tengah kesibukan sehari-hari. Terima kasih Pemuda Pancasila,” ujar salah seorang warga yang menerima paket.
Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi para kader PP. Persiapan, pembagian, hingga koordinasi lapangan mengajarkan mereka tentang kerja sama, empati, tanggung jawab, dan kedisiplinan. Menurut Supriono, kegiatan semacam ini menjadi sarana pendidikan sosial bagi anggota, sekaligus membentuk karakter kepemimpinan dan solidaritas antaranggota organisasi.

Kegiatan berbagi takjil oleh Pemuda Pancasila Sidoarjo ini juga menjadi bagian dari rangkaian program sosial selama Ramadan, yang diharapkan dapat dijadikan agenda rutin setiap tahun. Ketua MPC H. Mursidi menambahkan, “Semoga aksi ini menginspirasi organisasi kepemudaan lain untuk mengadakan kegiatan serupa, menumbuhkan kepedulian sosial, dan memperkuat kebersamaan di masyarakat.”
Selain aspek sosial, kegiatan ini juga membantu menumbuhkan rasa kebersamaan di lingkungan sekitar. Warga yang menerima takjil merasa dihargai, dan interaksi antara kader PP dan masyarakat menambah kehangatan serta rasa solidaritas, terutama di tengah kesibukan warga sehari-hari. Hal ini menunjukkan bahwa aksi sosial tidak hanya memberikan manfaat materi, tetapi juga memperkuat ikatan sosial yang positif di masyarakat.
Dengan aksi ini, Pemuda Pancasila Sidoarjo kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, menebar kebaikan, dan memperkuat solidaritas. Diharapkan, tradisi berbagi takjil di bulan suci Ramadhan dapat menjadi kegiatan yang berkelanjutan, membawa manfaat bagi semua pihak, serta menjadi contoh bagi organisasi lain di Jawa Timur maupun Indonesia.


