
Sidoarjo – Bazar Ramadan di GOR Sidoarjo, Kamis (12/3/2026), berlangsung semarak dengan ribuan pengunjung dari berbagai kalangan. Acara tahunan ini tidak hanya menjadi pusat transaksi bagi para pelaku UMKM, tetapi juga menjadi wadah hiburan dan berkumpulnya warga selama bulan suci Ramadan.
Puncak kemeriahan terjadi saat Orkes Melayu New MAHANITA tampil membawakan musik dangdut di panggung utama. Irama yang enerjik berpadu dengan suara para penyanyi, menciptakan suasana hangat dan meriah. Beberapa pengunjung tampak antusias ikut bergoyang mengikuti hentakan musik, sementara yang lain menikmati hiburan sambil berbelanja kebutuhan Ramadan. Kehadiran New MAHANITA menjadi magnet utama yang menyatukan pengunjung lintas generasi dalam suasana kebersamaan.
Acara ini juga menjadi momen bersejarah dengan peresmian Insan Dangdut Jawa Timur (IDJ), organisasi baru bagi musisi dan pelaku seni dangdut di Jatim. Peresmian dipimpin artis dangdut Ayunda Goba Maksum, yang menekankan bahwa dangdut lebih dari sekadar hiburan, tetapi juga sebagai media ekspresi budaya masyarakat dan identitas sosial Jawa Timur.
IDJ hadir untuk membangun komunitas seniman yang solid, mendukung satu sama lain, dan menjaga marwah musik dangdut agar tetap dicintai masyarakat. Kami juga ingin memastikan dangdut tetap relevan bagi generasi muda,” ujar Ayunda.
Sementara itu, Diah Anita, pimpinan New MAHANITA, menyampaikan kebanggaannya karena grupnya dipercaya tampil di momen penting ini. Ia menekankan bahwa penampilan New MAHANITA tidak hanya untuk menghibur, tetapi juga memperkuat citra musik dangdut di panggung formal maupun festival lokal.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan ini. Penampilan kami adalah simbol kebersamaan dan semangat gotong royong di antara para pelaku seni dangdut,” kata Diah Anita. Ia menambahkan bahwa acara seperti ini juga menjadi ajang promosi bagi musisi muda agar semakin dikenal masyarakat.
Selain hiburan, kemeriahan acara berdampak positif bagi pelaku UMKM yang membuka stand di area bazar. Ramainya pengunjung yang datang untuk menikmati musik sekaligus berbelanja meningkatkan transaksi pedagang dan menciptakan suasana bazar yang lebih hidup. Kehadiran hiburan musik dangdut di tengah kegiatan ekonomi ini menunjukkan sinergi positif antara budaya dan ekonomi kreatif.
Bazar Ramadan GOR Sidoarjo menjadi contoh bagaimana seni lokal bisa menjadi daya tarik sekaligus sarana edukasi budaya. Pengunjung dari anak-anak hingga orang dewasa dapat menikmati hiburan berbeda sambil menghargai sejarah dan nilai-nilai musik dangdut yang telah menjadi bagian dari identitas sosial Jawa Timur.
Bagi masyarakat atau penyelenggara acara yang ingin menghadirkan hiburan musik dangdut profesional, Orkes Melayu New MAHANITA membuka kesempatan kerja sama. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui WhatsApp Diah Anita di nomor 0822-4508-5323.
Dengan kehadiran New MAHANITA, Bazar Ramadan di GOR Sidoarjo tidak hanya menjadi pusat belanja, tetapi juga medium penguatan budaya dan kebersamaan. Kehadiran Insan Dangdut Jawa Timur diharapkan menjadi fondasi bagi perkembangan musik dangdut, menjaga warisan budaya tetap hidup, dan menginspirasi generasi muda untuk terus menghargai dan melestarikan musik tradisional.


