Boyolali — Kepedulian Tentara Nasional Indonesia (TNI) terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Guna memastikan ketersediaan dan kelangsungan sumber air bersih bagi warga, dua orang Babinsa Koramil 07/Selo Kodim 0724/Boyolali yang dipimpin oleh Serda Suhendi melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan mata air Tirto Brojo yang berada di Dukuh Senet, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, pada Senin (12/01/2026).

Kegiatan karya bakti tersebut berlangsung dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat. Sejak pagi hari, Babinsa bersama warga tampak bahu membahu membersihkan area sekitar mata air dari berbagai material seperti pasir, tanah, lumpur, dedaunan, serta batu-batuan yang selama ini menutup dan menghambat aliran mata air. Endapan material tersebut umumnya terbawa oleh aliran air hujan dari kawasan perbukitan di sekitar Dukuh Senet, sehingga menyebabkan debit air berkurang dan alirannya tidak maksimal menuju permukiman warga.
Dengan menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, linggis, dan ember, Babinsa dan warga bekerja secara bergantian membersihkan saluran air serta memperbaiki jalur aliran agar air dapat mengalir dengan lancar. Setelah dilakukan pembersihan, debit air Tirto Brojo kembali normal dan mampu memenuhi kebutuhan air bersih warga Dukuh Senet untuk keperluan rumah tangga, pertanian, dan kebutuhan ternak.
Komandan Koramil 07/Selo, Kapten Inf Wahib, menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan sumber mata air di wilayah pegunungan Selo tersebut dilakukan secara rutin sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan vital yang harus dijaga keberadaannya agar tidak mengalami pencemaran maupun penyumbatan aliran.
“Air bersih merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, Babinsa bersama warga secara berkala melaksanakan pembersihan dan perawatan sumber mata air, agar tetap bersih, terjaga kelestariannya, dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” jelas Kapten Inf Wahib.
Lebih lanjut, Danramil menambahkan bahwa kegiatan gotong royong tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara Babinsa dan warga di wilayah binaan. Sinergi dan kebersamaan yang terjalin dinilai sangat penting dalam menjaga kelestarian sumber daya alam sekaligus memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bukti nyata terjalinnya hubungan yang harmonis antara Babinsa dan warga. Melalui gotong royong, kita tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat,” imbuhnya.
Selain membantu mengatasi kesulitan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan air bersih, kegiatan ini juga merupakan bagian dari pembinaan teritorial Babinsa. Melalui karya bakti bersama warga, Babinsa berupaya menghidupkan kembali nilai-nilai luhur budaya gotong royong yang telah diwariskan sejak zaman nenek moyang dan menjadi identitas bangsa Indonesia.
Warga Dukuh Senet menyambut baik dan mengapresiasi keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pembersihan mata air Tirto Brojo. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut, karena mata air tersebut merupakan satu-satunya sumber air bersih yang selama ini dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari.
Melalui kebersamaan dan kepedulian yang terus terjalin antara TNI dan masyarakat, diharapkan mata air Tirto Brojo dapat terus menjadi sumber kehidupan bagi warga Dukuh Senet dan sekitarnya. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
(Agus Kemplu)



