
Surabaya – Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Kota Surabaya berlangsung semarak dan penuh makna. Nuansa merah dari lampion dan dekorasi khas Tionghoa menghiasi sejumlah kawasan, menghadirkan suasana hangat yang dirasakan masyarakat lintas latar belakang.
Momentum tahun baru ini juga menjadi ajang memperkuat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama. Hal tersebut disampaikan Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Resnarkoba) Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Adik Agus Putrawan, SH, MH, dalam keterangannya, Selasa (17/2/2026).
Ia menyampaikan ucapan selamat kepada warga yang merayakan. “Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Gong Xi Fa Cai. Semoga di tahun yang baru ini kita semua diberikan kesehatan, keselamatan, serta keberkahan,” ujarnya.
Menurutnya, Imlek bukan hanya perayaan budaya, tetapi juga waktu yang tepat untuk melakukan refleksi dan memperkuat komitmen dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai persaudaraan, gotong royong, dan kepedulian sosial dinilai sangat relevan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, khususnya di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
Sebagai pejabat yang menangani pemberantasan narkotika, AKP Adik Agus turut mengingatkan bahwa ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba masih menjadi persoalan serius. Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah peredaran narkotika, mulai dari lingkungan keluarga hingga komunitas.

“Semangat baru di Tahun Imlek ini hendaknya memperkuat tekad kita bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba,” tegasnya.
Ia berharap perayaan Imlek tahun ini membawa kedamaian dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Surabaya, sekaligus mempererat sinergi antara kepolisian dan warga dalam menjaga keamanan serta melindungi generasi muda dari bahaya narkotika.


