
SIDOARJO – Kegiatan istighosah dan santunan anak yatim-piatu digelar oleh Muslimat dan Fatayat NU Desa Tulangan di Masjid Nurul Jannah, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (7/3/2026). Acara yang berlangsung penuh khidmat tersebut dihadiri puluhan jamaah serta sekitar 70 anak yatim dari Desa Tulangan dan wilayah sekitarnya.
Sejak pagi hari, masyarakat mulai berdatangan untuk mengikuti rangkaian doa bersama. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen berbagi kepada anak-anak yatim, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan istighosah yang dipimpin tokoh agama setempat. Suasana masjid terasa khusyuk ketika para jamaah bersama anak-anak yatim menengadahkan tangan memanjatkan doa kepada Allah SWT.
Dalam kesempatan tersebut, doa khusus dipanjatkan untuk kesembuhan Hj. Raden Ayu Sri Setyo Pertiwi, Ketua Umum Pertiwi Nusantara Bersatu, yang saat ini tengah menjalani perawatan kesehatan. Anak-anak yatim yang hadir dengan tulus turut mendoakan agar beliau diberikan kesembuhan, kesehatan, dan kekuatan untuk kembali melanjutkan aktivitas sosialnya.
Ketua Muslimat NU Desa Tulangan, Hj. Roma’isah, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kepada anak-anak yatim sekaligus doa bersama bagi Hj. Raden Ayu Sri Setyo Pertiwi yang selama ini dikenal aktif dalam kegiatan sosial.
Menurutnya, kepedulian Hj. Raden Ayu Sri Setyo Pertiwi terhadap anak-anak yatim dan kaum dhuafa telah lama dikenal oleh masyarakat.
“Beliau dikenal sebagai sosok yang sangat peduli kepada sesama, terutama anak-anak yatim. Kepedulian tersebut sudah menjadi bagian dari pengabdian beliau kepada masyarakat,” ujar Hj. Roma’isah.
Ia menambahkan, seluruh jamaah yang hadir bersama anak-anak yatim turut mendoakan agar Hj. Raden Ayu Sri Setyo Pertiwi segera diberikan kesembuhan dan kesehatan oleh Allah SWT.
Meski tidak dapat hadir secara langsung karena kondisi kesehatannya, Hj. Raden Ayu Sri Setyo Pertiwi tetap menyampaikan pesan kepada panitia dan para jamaah melalui sambungan telepon. Dalam pesannya, ia mengungkapkan rasa terima kasih atas doa yang dipanjatkan untuk dirinya.
“Saya sangat bersyukur dan terharu atas doa dari anak-anak yatim dan seluruh jamaah yang hadir. Semoga Allah membalas semua kebaikan dan keikhlasan panjenengan semua,” tuturnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memperhatikan anak-anak yatim, karena menurutnya mereka merupakan amanah yang harus dijaga bersama.
“Anak-anak yatim adalah tanggung jawab kita bersama. Semoga kegiatan seperti ini terus berjalan dan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berbagi,” tambahnya.
Setelah rangkaian doa selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada sekitar 70 anak yatim yang hadir. Wajah bahagia terlihat dari para anak-anak saat menerima santunan yang diberikan oleh panitia dan para donatur.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memperkuat semangat gotong royong serta kepedulian sosial, khususnya dalam membantu anak-anak yatim dan kaum dhuafa di lingkungan sekitar.



